Peluang Bisnis Untuk Pendidikan Bahasa Jepang

29-05-’19  

Peluang Bisnis Untuk Pendidikan Bahasa Jepang

Pendidikan Bahasa Jepang saat ini sedang ramai. Human Holding ( HD ) dan perusahaan recruitmen besar di Filipina membuat Join Venture Company dan memperkua pendidikan pendidikan bahasa Jepang ke orang local. Sundai Gakuen ( yang berada di Sundai, Tokyo ) juga sudah memulai mengembangkan ujian kemampuan bahasa Jepang untuk orang asing. Pelajar Bahasa Jepang diperkirakan tetap terus bertambah seiring banyaknya penerimaan orang asing melalui undang –undang pengawasan imigrasi yang sudah direvisi pada bulan April 2019. Sehingga perusahaan dan lembaga pendidikan berusahaan memenuhi kebutuhan tersebut.

Menurut Kementerian Hukum , jumlah orang asing pada akhir tahun 2018 adalah 2730.000, orang adalah angka yang besar sampai saat ini. Di dalam negeri sendiri, jumlah orang asing yang belajar Bahasa Jepang juga bertambah. Sampai saat ini sudah mencapai angka 240.000,- orang. Kemudian, dengan diberlakukannya, undang-ndang pengawasan imigrasi yang sudah revisi , maka implementasi Tokutei Gino ( Visa Kerja Keterampilan Khusus ) sebagai Izin Tinggal yang baru untuk mengatasi kekurang tenaga kerja yang krusial untuk 14 bidang seperti Careworker, Penginapan dan lain-lain. Pemerintah memperkirakan jumlah penerimaan orang asing di dalam 5 tahun ke depan akan mencapai maksimal 340.000 orang. Sehingga semangat belajar bahasa Jepang di dalam dan diluar Jepang meningkat.

Human HD , melaui Human Academy, perusahaan edukasi besar ( Tokyo dan Shinjuku ) dengan perusahaan recruitment besar Filipina Magsaisaibipur Bipur Resourch, pada bulan Juli , membuat membuat perusahaan Joint Venture di Manila. Selain mengirim instruktur utama Human, juga memberikan bahan ajar bahasa Jepang dan know how edukasi kepada joint venture company, Magsaisai memberikan pelajaran bahasa Jepang ke SDM spesialis bidang careworker dan penginapan.

Kedua perusahaan tersebut telah menjalin kemitraan bisnis sejak November 2011. Human telah bekerja sama dalam pendidikan bahasa Jepang kepada SDM yang bertugas pada bidang Family Support Service . Dengan adanya perusahaan joint venture ini maka ruang lingkung edukasi SDM untuk jenis Visa yang baru akan lebih luas.

Juga ada kegiatan untuk membuat pengetesan untuk mengukur kemampuan bahasa Jepang . Sundai yang mengelola Sekolah Persiapan sudah memulai ujian untuk mengukur kemampuan bahasa Jepang bagi orang asing. Mulai maret akan dilaksanakan yang ke 11. Ujian akan dilaksanakan di Tokyo dan Osaka. Dan untuk diluar negeri akan di diadakan pada tahun 2019 di Asia Tenggara. Dan secara bertahap jumlah kota tempat pelaksanaan ujian akan ditambah baik di dalam maupun luar negeri.

Ujian Bahasa Jepang untuk orang asing , saat ini diadakan oleh Japan Foundation sebagai Ujian Kemampuan Bahasa Jepang pada umumnya, dan juga sebagai persyaratan untuk memperoleh visa gino jisshu sebagai izin tinggal di Jepang. Tetapi, ujian tersebut hanya dilaksanakan 2 kali dalam setahun. Selain itu juga ada pendapat dari manajemen perusahaan careworker, bahwa “ujian tersebut tidak cocok untuk mengukur kemampuan bahasa Jepang praktikal “.

Ujian oleh Sundai ditargetkan untuk mengukur kemampuan bahasa Jepang praktis dengan memasukkan banyak istilah-istilah , ungkapan, tata bahasa, dan kosa kata yang dipakai dalam kehidupan nyata. Baik di dalam dan luar negeri sedang semangat untuk mempelajari bahasa Jepang, tetapi masalah utama adalah kekurng tenaga pengajar . Menurut Agency for Cultural Affair, jumlah tenaga pengajar bahasa Jepang pada tahun 2017 adalah 40.000,- Di dalam 4 tahun meningkat 4 kali lipat.Tetapi jumlah pelajar bahasa Jepang,meningkat 1, 5 kali lipat. Menurut President Direktur Kyoshin Mr. Matsumoto , “ saat ini jumlah pelajar meningkat, sehingga perasaan kekurangan tenaga pengajar sangat terasa.

Seiringan dengan hal tersebut, juga muncul perusahaan yang memperkuat pendidikan untuk tenaga pengajar . ECC Osaka sejak April sudah memulai bisnis edukasi untuk tenaga pengajar bahasa Jepang. Sebelumnya sudah ada Layanan Pendidikan Guru sebagai satu bagian dari Sekolah Bahasa Jepang, kemudian memutuskan untuk mengembangkan kursus pendidikan untuk guru bahasa Jepang di sekolah Bahasa Inggris. Selanjutnya, pada bulan April dengan dimulainya pendidikan tersebut untuk wilayah Tokyo, Shinjuku dan Kobe , akan dikembangkan ke seluruh wilayah Jepang. Tidak ada kualifikasi negara atau lisensi yang diperlukan untuk menjadi guru. Untuk itu pemerintah sedang membuat kualifikasi resmi. Sehingga ini akan menjadi peluang bisnis baru baru perusahaan pendidikan seperti melaksanakan kursus kualifikasi.

Telah di kutip dan diterjemah dari Koran Nihon Keizai Shinbun 25 Mei 2019

Bulan Legal Support Office.
141-0031 Tokyo Shinagawa-ku Nishi Gotanda 1-4-8
Shuwa Gotandamae Residence Room No.413

TEL : 03-6875-8237
MOBILE ; 070-6979-2664


10 artikel terbaru

06-09-22Cara dilacak proses pengajuan VISA di Jepang

11-09-20Informasi Pekerjaan tentang Tokutei-Gino Visa

16-07-20Aplikasi dan situs web yang berguna jika terjadi bencana

28-05-20Memperkenalkan situs yang mengirimkan informasi tentang coronavirus baru dalam berbagai bahasa

02-04-20Usaha Penginapan Pribadi mulai diseluruh Jepang dengan Undang-Undang yang baru

02-04-20Bantuan Untuk Yang Tidak Membayar Pensiun Nasional

02-04-20Mencoloknya Ketergantungan Kepada Orang Asing Untuk Bidang Manufaktur

26-03-20Pekerjaan Bidang Manufaktur untuk orang Asing.

26-03-20Dukungan Pekerjaan Untuk SDM Asia Tenggara

26-03-20Keterbatasan Permintaan Kepada Orang Asing Pada Sektor Konstruksi .

*